DLH Cianjur menerjunkan armada atasi peningkatan sampah selama Ramadhan

Struktur Organisasi

Selama bulan puasa, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mengalami peningkatan volume sampah rumah tangga sebesar 20 persen. Untuk menangani hal ini, mereka mengerahkan 18 armada setiap hari untuk mengangkut sampah secara efisien selama bulan Ramadhan.

“Selama bulan puasa, diprediksi akan terjadi peningkatan sekitar 20 persen dalam jumlah sampah karena banyaknya kegiatan seperti bazar dan pameran di berbagai wilayah,” jelasnya. Hal ini tentunya akan mengakibatkan peningkatan volume sampah yang dibuang.

Untuk menghindari penumpukan sampah di bak penampungan sementara, pihaknya telah menugaskan 18 armada pengangkut sampah, termasuk dump truck dan mobil bak terbuka. Armada ini tersebar di berbagai wilayah kota, utara, dan timur untuk memastikan bahwa semua sampah terkumpul dengan baik.

Dari pukul 20.00 hingga pagi, belasan armada truk akan beroperasi untuk mengangkut sampah dari bak penampungan sementara ke TPAS Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon. Dengan ini, proses pengumpulan sampah di pinggir jalan atau bak penampungan dapat terungsi dan sampah dapat terkelola dengan baik.

Kami juga mengingatkan warga untuk membuang sampah secara tepat waktu untuk mencegah penumpukan sampah. Untuk membantu mengelola sampah, kami berkoordinasi dengan desa dan kecamatan yang sering mengadakan bazar Ramadhan dan memastikan bahwa semua sampah diangkut dengan segera.

Sejak waktu yang lalu, pihak kami telah mengirim surat ke setiap desa untuk memastikan bahwa pasar Ramadhan akan diadakan. Kami juga telah menyiapkan truk terbuka khusus untuk mengangkut sampah yang dihasilkan selama bulan puasa, karena sekitar 16 desa secara rutin mengadakan pasar.

Untuk menghindari penumpukan sampah, kami meminta semua desa untuk segera menginformasikan ke dinas ketika akan ada kegiatan bazar. Kami juga memohon panitia acara untuk mulai sadar dan memilah sampah sebelum membuangnya di tempat penampungan sementara. Dengan kerja sama ini, kita dapat menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama.

Menurut pernyataannya, panitia bazar dan aparat setempat telah mulai memilah sampah yang bisa didaur ulang dari yang tidak bisa, sehingga volume sampah yang dikirim ke TPAS Mekarsari terus berkurang. Meskipun sudah ada mesin pengolah sampah di tempat tersebut, namun hanya mampu mengolah 25 ton per hari saja.